JAKARTA – Pemerintah memperkuat langkah kolaborasi lintas kementerian guna menjawab berbagai tantangan strategis yang dihadapi oleh generasi muda saat ini. Melalui perhelatan Indonesia Youth Summit yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI di Taman Ismail Marzuki pada 29 Oktober , pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan solusi konkret terkait isu pengangguran, pendidikan, kesehatan mental, hingga kualitas informasi bagi pemuda.
Acara ini menyoroti sejumlah data penting mengenai kondisi generasi muda di tingkat global, termasuk angka pengangguran muda yang mencapai 65 juta jiwa serta tantangan kesehatan mental yang dialami oleh satu dari tujuh remaja. Menanggapi hal tersebut, pemerintah mengajak seluruh kementerian terkait untuk bersinergi dan menempatkan pelayanan kepada generasi muda sebagai prioritas bersama dalam membangun fondasi masa depan bangsa.
Sebagai bentuk aksi nyata, Kementerian Ketenagakerjaan turut memastikan program manajemen talenta nasional berjalan bersinergi, termasuk penyiapan program magang bagi anak muda. Selain itu, dalam kesempatan ini turut diluncurkan platform digital bernama Wirasena Youth Center guna menjembatani aspirasi dan cita-cita anak muda Indonesia.
“Kalian adalah masa depan Indonesia, dan kalian harus menjadi bagian dari masa depan itu. Kita ingin bersama-sama membangun fondasi untuk mengatasi isu pekerjaan, pendidikan, kesehatan mental, dan hubungan sosial,” ujar pembicara dalam acara tersebut. Pemerintah berharap kolaborasi erat antarlembaga ini mampu membuka lebih banyak ruang serta kesempatan bagi kemajuan generasi muda Indonesia ke depan.

















